Jenis-jenis motif kawung dan unsur motifnya

Posted on

Beberapa jenis motif kawung gaya Surakarta yang memiliki unsur motif, sebagai berikut:

1.      Unsur motif Kawung Sari

Terdiri dari ornamen utama yang berbentuk bulatan lonjong, dan pada setiap bagian motif kawungnya. diberi bentuk garis yang membelah menjadi dua bagian seolah-olah menyerupai bentuk buah kopi pecah. Sehingga motif kawung ini sering juga disebut dengan istilah Kawung Kopi.

Ornamen utama yang terdiri dari empat bulatan lonjong disusun berdasarkan garis miring yang silang atau garis diagonal miring, juga disusun dengan bentuk garis lurus yang horizontal maupun vertikal. Bentuk garis-garis tersebut seolah-olah seperti tanda silang pada bentuk visual dari motif kawung. Komposisi warna pada bentuk motif kawung ini terdiri dari warna putih, putih kekuningan, pada ornamen utama, mera soga sebagai warna konturnya, sedangkan warna hitam untuk memberi warna latar dalam motif Kawung Sari.

2.      Bentuk Kawung Sekar Ageng

Terdiri dari unsur ornamen utama berbentuk empat bulatan lonjong yang telah mengalami perubahan menjadi bentuk agak persegi atau bujur sangkar. Pada setiap ornamen utamanya terdapat tiga buah garis (sawut) serta diikuti tiga buah titik (cecek). Bentuk tersebut dalam istilah batik sering disebut dengan istilah cecek sawut. Unsur motif kawung ini juga terdapat isen motif berupa empat bentuk belah ketupat kecil sebagai variasi dalam komposisi bentuk visualnya.

Sedangkan komposisi warna terdiri dari warna putih, putih kekuningan sebagai warna pada ornamen utama, merah soga untuk memberi warna kontur motif dan isen motif, serta warna hitam merupakan latar pada motif Kawung SekarAgeng.

3.      Bentuk Kawung Sen

Terdiri dari ornamen utama yang berbentuk empat bulatan lonjong yang

Dikomposisikan utama disusun dengan arah sudut miring   berbentuk diagonal yang seolah- olah motif Kawung dibatasi oleh garis lengkung. Komposisi warna pada motif Kawung Sen terdiri dari warna putih, putih kekuningan sebagai warna pada ornamen utama, hitam sebagai warna kontur serta merah soga untuk memberi warna latar pada motif Kawung Sen.

4.      Bentuk Kawung Pecis

Terdiri dari ornamen utama berbentuk bulatan lonjong, dan ukurannya lebih kecil apabila dibandingkan dengan ornamen utama pada Kawung Sen serta bentuk motif batik pada Kawung Pecis agak persegi lonjong. Isen motif Kawung Pecis terdiri dari dua buah titik (cecek) yang terdapat di dalam ornamen utama.

Motif Kawung Pecis disusun berdasarkan garis miring silang atau berbentuk jajaran genjang diagonal, seolah-olah komposisi motif Kawung Pecis dibatasi oleh garis-garis silang pada keempat bentuk.

5.      Bentuk Kawung Beton

Terdiri dari unsur ornamen utama yang berbentuk bulatan lonjong seperti bentuk biji pada buah nangka. Biji buah nangka dalam masyarakat Jawa disebut dengan istilah Beton, sehingga motif ini dinamakan Motif Kawung Beton. Bentuk ornamen pada motif ini dengan ukuran sangat besar apabila

dibandingkan dengan Kawung Pecis maupun Kawung Sen, serta agak bulat, tetapi masih dalam keadaan lonjong. Isen motif yang terdapat pada ornamen utama berupa cecek (titik) dengan ukuran yang besar serta di tengah-tengahnya terdapat bentuk lingkaran kecil. Bentuk lingkaran ini membelah menjadi empat bagian seolah-olah ornamen utamanya dilalui garis silang.

Komposisi warna pada motif Kawung Beton terdiri dari warna putih, putih kekuningan sebagai warna pada ornamen utama, hitam sebagai warna kontur, sedangkan merah soga untuk latar motif Kawung Beton.

6.       Bentuk Kawung Semar

Terdiri dari unsur ornamen utama yang berbentuk empat bulatan lonjong

dengan ukuran besar seperti pada Kawung Beton, tetapi di dalam ornamen utamanya terdapat bentuk bulatan lonjong dengan ukuran yang lebih kecil. Isen motif pada Kawung Semar terdiri dari bentuk cecek (titik) yang terdapat pada lingkaran di dalam bulatan Kawungnya. Di tengah-tengah

  • ornamen utama terdapat isen motif yang berbentuk belah ketupat yang diisi dengan cecek- cecek (titik-titik) serta beberapa titik berbentuk sederetan yang melingkar. Komposisi warna pada motif Kawung Semar terdiri dari warna putih, putih kekuningan sebagai warna pada ornamen

utama, merah soga untuk latar warna motif serta warna hitam sebagai kontur.

7.       Bentuk Kawung Buntal

Terdiri dari ornamen utama yang berbentuk campuran dari Kawung Pecis dipadu dengan motif bunga. Motif bunga yang terdapat pada Kawung Buntal berupa bunga kenikir, sehingga bentuk dari campuran motif tersebut menjadi ciri khas pada motif Kawung Buntal. Isen motif batik pada Kawung Buntal terdiri dari bentuk bulat lonjong kecil yang terbagi menjadi dua bagian diletakkan dalam ornamen utamanya, serta bentuk belah ketupat dengan ukuran kecil, sedang, dan agak besar diletakkan pada tengah-tengah ornamen utama. Komposisi warna pada motif Kawung Buntal terdiri dari warna putih, putih kekuningan sebagai warna kawung, merah soga untuk warna latar pada Kawung Buntal serta hitam sebagai warna kontur dan latar pada motif bunga kenikir.

8.      Bentuk Kawung Kembang

Terdiri dari ornamen utama yang berbentuk empat bulatan lonjong dibuat

menyerupai bentuk bunga (kem-bang), sehingga motif ini dinama-kan Kawung Kembang. Ornamen utama yang terdiri dari bulatan lonjong terdapat isen motif ber-bentuk garis diletakkan pada setiap ujung bulatan kawung. Di tengah-tengah antara bulatan kawung satu dengan yang lainnya terdapat isen motif yang berbentuk deretan titik dengan arah melingkar, serta mem-bentuk lingkaran yang kecil dan empat titik yang berada di luar lingkaran tersebut. Komposisi warna pada motif Kawung Kembang terdiri dari warna putih, putih kekuningan sebagai warna orna-men utama, merah soga sebagai warna kontur dan hitam untuk warna latar pada motif Kawung Kembang.

9.      Bentuk Kawung Seling

Terdiri dari ornamen utama yang berbentuk hampir sama dengan Kawung Kembang, yaitu bentuk bulatan lonjong diselingi dengan bentuk bunga.

Tetapi ukuran serta variasi kembangnya tidak sama serta dibuat dengan perbedaan warna yang menyolok. Isen motif pada Kawung Seling terdiri dari isen titik yang dibentuk seperti garis (sawut), diletakkan pada motif kembang.

Sedangkan di dalam motif utama di beri isen dua titik pada tiap-tiap bulatan (kawung]. Komposisi warna pada Kawung Seling terdiri dari

warna putih sebagai warna pada ornamen utama, hitam sebagai warna motif bunga dan kontur, merah soga untuk warna latar pada motif Kawung Seling.

Iklan

2 thoughts on “Jenis-jenis motif kawung dan unsur motifnya

    Cathy1234 said:
    November 6, 2012 pukul 7:38 am

    makasih ya, atas informasinya… 😉

      henyfadilah said:
      November 13, 2012 pukul 4:30 pm

      samasama smoga bermanfaat 😉

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s