Beberapa istilah Fashion

Sampingan Posted on Updated on

Better : Kategori dalam industri garmen mengacu pada produk/busana bermutu baik. Banyak di antaranya berlabel desainer ternama, umumnya berupa busana kasual bergaya klasik yang tidak mengenal musim (seasonless).

Bridge : Istilah dalam industri garmen untuk kategori busana berdasarkan mutu dan harga, kategori ini berada setingkat di bawah kategori designer atau first line. Istilah lain: second line, secondary line.

Couture : Sering disebut  sebagai kependekan Haute Couture, walaupun pengertiannya couture dalam perkembangannya dapat merujuk pada busana siap pakai kelas teratas (high-end) dengan kriteria mendekati haute couture a.l busana ekslusif dari bahan berkualitas prima, pola dibuat menggunakan patung (pattern draping), pengerjaannya dengan tangan 60%, selebihnya bisa dengan mesin. Dalam kaitannya dengan haute couture paris, desainer couture tidak harus anggota Chambre Syndicale De La Haute Couture. Sinonim: High-end Ready-to-wear, Pret-a-porter de luxe.

First line : Kategori paling atas dalam industri pakaian jadi, mengacu pada busana designer dengan bahan dan guntingan berkualitas prima, dan harga tinggi. Istilah lain: Designer line, top line.

Haute Couture : Istilah dalam bahasa Prancis untuk adibusana atau busana adiluhung. Di Prancis, Istilah haute couture hanya bisa digunakan oleh perancang/perusahaan yang memenuhi kriteria yang dikeluarkan oleh asosiasi Chambre Syndicale De La Haute Couture Parisienne a.l harus perusahaan Prancis yang terdaftar di Prancis yang terdaftar di Paris dan menjadi anggota asosiasi “Chambre Syndicale” tadi. Untuk menjadi anggota, perancang harus memiliki rumah mode di Paris dengan minimal 20-25 pekerja tetap orang perancis, semua produksi harus dikerjakan di paris, pengerjaan dengan mesin sangat minim karena lebih dari 90% dilakukan dengan tangan. Setahun dua kali anggota menggelar koleksi Haute Couture-nya terdiri atas minimum 25busana siang/malam. Haute Coute di awali oleh Charles Frederick Worth, perancang Paris kelahiran Inggris di pertengahan abad ke-19. Bahas Inggris: High fashion.

Moderate : Kategori dalam industri garmen berupa busana siap pakai (termasuk merek-merek terkenal) dalm harga yang maih terjangkau. Umumnya busana sport, jeans, atau busana-busana trendi terbuat dari bahan yang lebih murah, pengerjaanya banyak dengan mesin dan sedikit sekali yang dikerjakan dengan tangan.

Ready-To-Wear (RTW) : Istilah dalam bahasa Inggris untuk busana siap pakai, yang keberadaanya diantara Adibusana dan Produksi Massal. Dalam industri mode RTW terbagi dalam berbagai tingkatan berdasarkan mutu/harga; dari yang tertinggi Couture, Designer/First Line/Top-Line, disusul Bridge, Second/Secondary Line, tingkat menengah: Better dan Moderate. Desainer rumah mode biasa menggelar koleksi RTW mereka dalam kegiatan seperti Fashion Week, dsb. Istilah dalam bahasa Indonesia a.l Baju Jadi, Busana siap pakai. Bahasa Prancis Pret a porter.

Second Line, Secondary Line : kategori dalam industri busana siap pakai, tingkatan harga dan mutunya berada dibawah designer/first line. Istilah lain: Bridge

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s